RSS

Masih Berani Jajan Sembarangan?

19 Jan

Dulu, pas jaman SMA (gak usah ditanya ya tahun berapa :P) heboh berita saos yang terbuat dari tomat busuk dan bakso yang terbuat dari daging tikus. Sejak itu, kalau jajan makanan (di mana saja) hampir gak pernah pake saos kecuali makan fast food (kentang, burger, fried chicken) atau abang penjualnya terlanjur ngasih saos. Kalau sudah terlanjur, saya membuang saos sebisa mungkin dan tetap makan makanan yang sedikit tercampur saos.

Soal bakso, cukup lama saya menjauhi makanan ini. Jadi datar aja gitu ketemu bakso, padahal dulu seneng banget. Saya mau makan bakso kalau yakin dengan penjualnya. Yakin bahwa si penjual menggunakan daging sapi murni dan halal.

Dulu (gak inget tahun berapa) teman saya pernah numpang ke kamar kecil di warung bakso yang ia singgahi. Warung itu ramai sekali pembelinya. Mau tau apa yang ia temukan di sana? Taraaa…daging tikus tergeletak di lantai! Hiii… Teman saya langsung mual dan meninggalkan warung itu.

Selain daging tikus, yang perlu diwaspadai juga adalah daging babi. Harga daging babi yang murah menjadi pilihan penjual untuk menghemat biaya atau memperbesar keuntungan. Belum lagi pengawetnya. Miris banget ya! Negara dengan penduduk muslimnya terbesar di dunia masih seperti ini…

Kemudian saya ikut grup myhalalkitchen di fb. Bertambah lagi deh ketakutan saya. Saya tidak selalu mengikuti info di grup ini karena banyak banget notifnya. Biasanya saya stalking saat agak senggang. Hal yang perlu diwaspadai misalnya, kuas dari bulu babi, penggunaan angciu dalam masakan.

Itu dari segi kehalalan, belum lagi ke-thayib-an (baik untuk kesehatan). Misalnya, penggunaan plastik dalam menggoreng agar tetap crispy.

Jika dirangkum, inilah beberapa daftar makanan yang perlu diwaspadai:

1. martabak » kuas terbuat dari bulu babi. Info lengkapnya bisa dibaca di SINI dan SINI

2. seafood » penggunaan angciu untuk mengurangi amis dan agar rasanya lebih enak

3. nasi goreng, mie goreng, ayam goreng dkk » penggunaan angciu untuk menggoreng agar rasa lebih enak

4. mie ayam » penggunaan angciu

Info tentang angciu dapat dibaca di SINI dan di SINI

5. bakso » terbuat dari daging apa dan bahan pengawet (boraks). Cara membedakan bakso sapi dengan babi dapat di baca di SINI. Berita tentang bakso daging tikus (yang belum lama ini) ada di SINI

6. gorengan » penggunaan plastik dalam menggoreng. Infonya bisa di baca di SINI

7. somay » ikan busuk, beritanya ada di SINI

 

Berita yang ada memang di daerah tertentu. Namun, kecenderungan ini bisa terjadi di penjual mana saja. Berhenti sejenak saat berita begitu ramai, dan terulang kembali tahun-tahun berikutnya. Karena kita tidak mungkin mengontrol penjual sepenuhnya, yang bisa kita lakukan sebagai pembeli adalah lebih waspada dan kritis terhadap apa kita konsumsi. Ini baru contoh di penjual jalanan, belum ke restoran dan lain-lain.

Masih berani jajan sembarangan?

 

فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ

Di dalam kehati-hatian ada keselamatan, dan di dalam ketergesa-gesaan ada penyesalan.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on January 19, 2015 in Wawasan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: